Kamis, 02 Juni 2016

Prinsip-prinsip Bimbingan dan Konseling




Adapun beberapa prinsip-prinsip dalam Bimbingan dan Konseling, yaitu :


1.) Prinsip-prinsip yang berkenaan dengan sasaran layanan :
    1. Melayani semua individu tanpa memandang usia, jenis kelamin, suku, agama dan status sosial.
    2. Memperhatikan tahapan perkembangan. 
    3. Perhatian adanya perbedaan individu dalam layanan.
2.) Prinsip-prinsip yang berkenaan dengan permasalahan yang dialami individu :
    1. Menyangkut pengaruh kondisi mental maupun fisik individu terhadap penyesuaian pengaruh lingkungan, baik di rumah, sekolah dan masyarakat sekitar.
    2. Timbulnya masalah pada individu oleh karena adanya kesenjangan sosial, ekonomi dan budaya.
3.) Prinsip-prinsip yang berkenaan dengan program pelayanan Bimbingan dan Konseling :
    1. Bimbingan dan konseling bagian integral dari pendidikan dan pengembangan individu, sehingga program bimbingan dan konseling diselaraskan dengan program pendidikan dan pengembangan diri peserta didik.
    2. Program bimbingan dan konseling harus fleksibel dan disesuaikan dengan kebutuhan peserta didik maupun lingkungan.
    3. Program bimbingan dan konseling disusun dengan mempertimbangkan adanya tahap perkembangan individu.
    4. Program pelayanan bimbingan dan konseling perlu diadakan penilaian hasil layanan.
4.) Prinsip-prinsip yang berkenaan dengan tujuan dan pelaksanaan pelayanan : 
    1. Diarahkan  untuk pengembangan individu yang akhirnya mampu secara mandiri membimbing diri sendiri.
    2. Pengambilan keputusan  yang diambil oleh klien hendaknya atas kemauan diri sendiri.
    3. Permaslahan individu dilayani oleh tenaga ahli/profesional yang relevan dengan permasalahan individu.
    4. Perlu adanya kerja sama dengan personil sekolah dan orang tua  dan bila perlu dengan  pihak lain yang berkewenangan dengan permasalahan individu.
    5. Proses pelayanan bimbingan dan konseling melibatkan individu yang telah memperoleh hasil pengukuran dan penilaian layanan.

0 komentar:

Posting Komentar